Sportainment

Tips Mudah Merawat Peralatan Diving

Menyelam atau diving kini menjadi olahraga yang digemari banyak orang. Selain untuk kesehatan tubuh, diving juga menjadi ajang refreshing untuk melihat keindahan dalam laut di beberapa wilayah Indonesia.

Itu mengapa agen travel kerap memasukkan diving ke dalam daftar pelayanan yang mereka tawarkan. Jika Anda termasuk pecinta diving, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, termasuk soal kualitas peralatan.

Karenanya, Anda harus memastikan agar semua peralatan itu berfungsi dengan baik. Untuk itu, perawatan yang telaten harus dilakukan secara rutin. Berikut adalah beberapa tips merawat peralatan diving setelah digunakan.

Selalu Bersihkan

Setelah digunakan, bilas semua peralatan diving dengan air bersih, maksimal sehari setelah digunakan. Membersihkan dengan air bisa bertujuan untuk menghilangkan sisa-sisa garam laut yang menempel.

Jangan Dijemur

Pastikan semua peralatan diving Anda tak terpapar langsung sinar matahari. Harus diketahui bahwa radiasi sinar ultraviolet (UV) bisa merusak peralatan tersebut. Paparan sinar matahari memang tak bisa dihindari sepenuhnya, tapi tetap berusaha untuk menimimalisir. Bisa dengan menutupi peralatan diving Anda dengan handuk.

Masker, Snorkel, Fin & Dive Computer

Semua peralatan ini harus diperlakukan dengan sangat hati-hati. Jangan sampai alat-alat ini tertindih dengan beban berlebihan. Simpan semua alat ini di tempat yang disediakan. Untuk snorkel, Anda bisa menyimpannya di dalam kotak.

Wetsuit, Sepatu Boots, Sarung Tangan & Penutup Kepala

Semua peralatan ini bisa mudah rusak jika terpapar langsung sinar ultraviolet. Karenanya, pastikan wetsuit Anda dan perlengkapan lain yang berbahan neoprone terlindungi dari sinar matahari secara langsung.

Jika mulai bau, segera bilas dengan memakai sampo khusus saat dibersihkan. Lalu, gantung dengan bagian dalam yang dikeluarkan dan keringkan sebelum Anda menyimpannya kembali. Sarung tangan dan penutup kepala juga harus dijempur dengan sisi dalam berada di luar.

Regulator

Setelah digunakan, rendam komponen regulator selama beberapa menit agar garam yang menempel segera hilang. Ketika tekanan sistem dinyalakan, bersihkan second stage beberapa kali dengan merendam di dalam air untuk mengeluarkan kotoran dari bagian dalam alat.

Jika tak memungkinkan untuk merendam regulator saat terhubung dengan silinder, pastikan penutup debut terpasang dengan baik. Tujuannya untuk mencegah air memasuki bagian first stage. Setelah bagian second stage telah terendam, keringkan seluruh air yang tersisa.

Saat unit regulator telah benar-benar kering, simpan regulator di tempat yang semestinya untuk mencegah masuknya kotoran, debu, dan binatang kecil ke dalam alat ini.

BCD

Setelah selesai diving,  tekan tombol inflate dan deflate sambil merendam BCD di bawah air untuk melepaskan garam laut dan pasir yang terperangkap di bagian dalam. Lalu, tarik semua katup pembuangan untuk melepaskan kotoran yang menempel.

Jangan lupa untuk membilas bagian di dalam kantong. Terkadang, ada air garam yang masuk ke bagian tersebut. Caranya dengan menggunakan selang, lalu alirkan air bersih sambil menekan deflate.

Silinder

Untuk mencegah kebocoran air, jangan pernah membiarkan silinder dalam kondisi kosong tanpa gas. Bersihkan area katup dengan cermat. Lepaskan sepatu tabung secara berkala untuk mencegah penumpukan garam. Jangan lupa juga untuk memeriksakan silnder maksimal setahun sekali.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close