Sportainment

Tips Memilih Raket Tenis Sesuai Karaktermu

Raket tenis ternyata diciptakan berbeda-beda, lho. Ada yang pegangannya lebih besar dan ada yang kecil. Ada yang panjang, ada juga yang pendek. Dari semua perbedaan itu, setiap raket tenis, punya kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Kalau zaman dulu, hanya ada tiga produsen utama raket tenis meliputi Yonex, Wilson, dan Head. Namun di zaman sekarang produsen raket tenis berkembang sangat pesat.

Nah, dengan banyaknya produk raket tenis di pasaran, kira-kira Anda dapat memilih raket mana yang paling tepat? Jika Anda ingin bermain tenis dengan rutin, maka jangan sampai salah memilih raket tenis, ya.

Berikut tips memilih raket tenis agar tak salah beli, terutama bagi Anda yang ingin membelinya di toko online.

1. Pegangan (grip) yang sesuai ukuran tangan

Raket untuk orang dewasa rata-rata punya pegangan berukuran 10-12 cm. Oleh karena itu, jika Sobat Shopee ingin dapat ukuran yang pas, cobalah mengukur garis lipat tengah telapak tangan Anda. Ukur mulai telapak tangan sampai ujung jari tengah.

Ada baiknya Anda memilih ukuran yang lebih kecil dari ukuran tangan. Hal itu supaya kita bisa menambahkan overgrip tape untuk membuat pegangan raket jadi lebih nyaman.

2. Sesuaikan panjang raket

Raket tenis punya panjang normal 69-71 cm. Namun ada juga yang punya panjang hingga 74 cm. Sobat Shopee harus tahu, semakin panjang raket semakin besar daya ungkit saat mengayun sehingga menghasilkan pukulan yang lebih keras.

Raket yang lebih panjang punya kekurangan dalam hal bermanuver. Sobat Shopee akan kesulitan bermanuver dan membidik. Jika Anda masih pemula dalam hal tenis sebaiknya menggunakan raket normal berukuran 69 cm.

3. Ketahui 3 bentuk umum raket tenis

Setidaknya ada 3 bentuk raket tenis. Power improvment, tweener, dan control. Ketiga jenis raket ini disesuaikan dengan kebutuhan, keterampilan, dan gaya bermain tenis. Anda harus pilih raket yang sesuai agar mencapai potensi permainan yang maksimal.

Keterangannya, power improvement punya ciri kepala besar, lebih panjang, namun punya bobot yang ringan. Raket jenis ini biasanya digunakan untuk pemula.

Sedangkan raket jenis tweener punya spesifikasi yang berimbang. Dirancang untuk semua tingkat keterampilan, kontrol serta manuver yang baik.

Berikutnya jenis control racquet, raket ini dirancang untuk para profesional. Raket jenis ini memiliki kepala yang kecil. Tenaga pukulan berasal dari si pemain sendiri. Ukuran raket bisa panjang atau pendek, dan umumnya lebih berat daripada raket jenis lainnya

4. Mengetahui bahan pembuatan raket

Sebagian besar raket dibuat dari grafit. Bahan itu dipilih karena punya bobot yang ringan namun kuat.

Ada juga yang menggunakan almunium dan titanium. Raket yang terbuat dari kedua bahan itu juga sebenarnya tak terlalu berat. Kedua bahan itu membuat raket jadi bertenaga dan nyaman.

Bahan pembuatan raket selanjutnya yakni kevlar. Raket dengan bahan ini punya bobot paling ringan di antara semua jenis raket. Namun sayangnya, raket ini agak kaku sehingga rentan menghasilkan pukulan yang kurang akurat.

5. Sesuaikan harga dengan kantong

Nah ini yang paling penting. Tidak hanya jenis dan model raket saja ya, Sobat Shopee juga harus memilih raket sesuai isi dompet.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close