Sportainment

Tips Agar Tidak Cepat Lelah Saat Lari Jarak Jauh

Lari tak lagi hanya sekadar olahraga saja. Dalam beberapa tahun terakhir, lari telah menjadi gaya hidup. Maklum, ini adalah olahraga yang bisa dilakukan siapa saja dan di mana saja..

Saat sudah terbiasa dengan olahraga lari jarak pendek, sebagian orang pun ingin mencoba lari jarak jauh. Namun, ini bukan hal yang bisa dilakukan semua orang. Anda harus mengetahui beberapa trik untuk bisa melakukannya.

Pasalnya, lari jarak jauh membutuhkan stamina yang ekstra dan kecepatan yang konsisten. Jika terlalu sering berhenti justru akan membuat tubuh Anda merasa lelah. Untuk lebih jelasnya, simak beberapa tips lari berikut ini:

1. Pemanasan

Ini menjadi sesuatu yang sering disepelekan, tapi justru menjadi hal yang sangat penting. Sebelum melakukan lari jarak jauh, pemanasan yang dilakukan juga harus proporsional.

Pemanasan bisa berguna untuk melenturkan serta memanaskan otot paha belakang (hamstring) agar bisa bekerja optimal. Minimal pemanasan bisa dilakukan dengan gerakan high knees dan walking lunges.

2. Tingkatkan Kecepatan Secara Bertahap

Sebagian orang biasanya melakukan lari jarak jauh dengan kecepatan maksimal di awal-awal. Padahal, itu adalah cara yang salah. Mengeluarkan kecepatan maksimal di awal lari jarak jauh justru akan membuat Anda cepat lelah.

Bukannya meningkat, kecepatan Anda justru akan menurun seiring berjalannya waktu. Lalu, kadar laktat di dalam darah juga akan meningkat secara cepat. Dampaknya juga akan membuat Anda merasa cepat lelah.

3. Langkah Pendek

Berlari dengan langkah panjang adalah hal yang salah. Jangan sampai Anda berpikir dengan cara itu akan cepat sampai di garis finis. Itu jelas keliru.

Mengambil langkah pendek dengan intensitas tinggi justru bisa membuat Anda berlari dengan cepat. Selain itu, lari dengan langkah pendek akan meminimalisir tenaga yang dikeluarkan dan mengurangi risiko cedera.

4. Atur Napas

Ini menjadi hal yang sangat penting untuk meningkatkan performa lari Anda. Cara yang dianjurkan adalah mengambil napas dengan mulut dan mengeluarkannya juga dari mulut.

Berlari dengan intensitas sedang atau tinggi membuat kapasistas paru-paru bertambah. Hasilnya, kinerja paru-paru akan terbiasa dengan lari dalam waktu yang lama.

5. Mengatur Asupan Air

Minum air yang terlalu banyak akan membuat perut Anda terasa sakit saat berlari. Sebaiknya minimlah 2-4 gelas (400-600 mililiter)air putih atau cairan non kafein satu jam sebelum berlari.

Jika Anda berlari lebih dari 13 km/jam, Anda harus minim segelas air setiap 20 menit. Jika kecepatannya kurang dari itu, dianjurkan untuk minum setengah sampai satu gelas air setiap 20 menit.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close