MultisportSportainment

Saat Naik Gunung, Begini cara yang Tepat dalam Memasang Tenda Dome

Apa aktivitas yang paling Anda rindukan dari momen-momen di dalam kemah dome saat mendaki gunung? Rebahan setelah perjalanan panjang, makan bareng teman-teman sekelompok pendakian, bercerita, atau adu kencang suara alamiah perut manusia?

Momen-momen asik di dalam tenda camping saat mendaki gunung memang paling bikin susah move on. Kehangatan inilah yang membuat para pendaki tidak pernah kapok buat menjalani aktivitas ekstrim mendaki gunung.

Disamping itu, kemah dome yang nyaman pasti butuh perjuangan dan cara khusus dalam mendirikannya. Sebab, kalau cara Anda keliru dalam mendirikannya, maka tenda bisa saja gampang roboh ditiup angin gunung yang kencangnya bukan main.

Oleh karena itu, sebaiknya simak 5 cara memasang tenda dome yang tepat saat mendaki gunung berikut ini.

1.      Bentangkan kain terpal diatas permukaan tanah

Beberapa produk dome memang ada yang tidak menggunakan bahan terpal sebagai alasnya. Meskipun memang tidak diwajibkan, penggunaan terpal ini sangat disarankan, terlebih saat musim hujan, agar kelembaban tanah tidak merembes masuk ke dalam. Jadi, alas kemah tidak akan terasa basah dan lembab.

2.      Sambungkan frame rangka

Frame rangka kemah dome yang telah tersambung biasanya memiliki panjang sekitar 1,85 sampai 3 meter. Setiap segmen frame ini biasanya juga sudah saling tersambung satu sama lain melalui semacam pipa konektor logam (atau jika menggunakan sekrup, sekrup telah terkunci).

Penyambungan frame memang akan sedikit berbeda, tergantung pada jenis dome itu sendiri. Tapi, kebanyakan jenis dome sekarang ini memiliki frame rangka yang telah tersambung dengan kabel elastis. Jadi, Anda bisa langsung menyambungkan setiap segmen tiang dengan mudah.

3.      Masukkan tiang rangka ke dalam selubung luar

Setelah frame rangka tersambung dengan sempurna, maka bentangkanlah kemah dome di tempat yang dirasa nyaman. Kemudian, letakkan frame rangka yang telah tersambung sempurna tadi di atas kain dalam posisi menyilang untuk memastikan masing-masing tiang rangka dimasukkan ke dalam selubung luar yang sesuai.

Biasanya, kebanyakan dome memiliki pola rangka memanjang yang membentuk huruf “X” jika dilihat dari atas. Setelah Anda merasa yakin bahwa setiap frame rangka sudah sesuai dengan selubungnya, memasukkan frame rangka ke dalam selubung luar. Lakukan hal yang sama pada frame rangka yang lain.

4.      Dirikan secara perlahan

Pasangkan ujung dari setiap frame rangka pada pin atau penyemat yang ada pada setiap ujung sisi bagian bawah kemah dome agar bisa berdiri. Saat memasangkan ujung frame pada pin, frame rangka akan mendapat tekanan yang membuatnya melengkung sehingga kain dapat terangkat dan mulai membentuk dome yang sempurna.

5.      Pasang pasak tenda

Setiap kemah dome biasanya terdapat semacam simpai kecil atau eyelet (lubang yang terbuat dari cincin logam) yang berada di setiap ujung luar maupun di bagian tengah dari setiap sisi luarnya. Simpai atau penyemat itu bisa Anda gunakan untuk menambatkan pasak agar tenda Anda berdiri kokoh.

Setelah setiap eyelet terpasang pasak, maka jangan lupa pasang rainfly atau flysheet tambahan untuk menjaga kelembapan di dalam kemah dome. Pasalnya, saat malam tiba biasanya embun atau air hujan bisa saja merembes ke dalam dome kalau Anda tidak memasang komponen yang satu ini.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close