Sportainment

Perhatikan, 5 Tips Penting Sebelum Melakukan Lari Maraton

Lari maraton sejauh 42 kilometer adalah sasaran para penggemar olahraga lari. Mereka menekuni hobi itu secara bertahap, termasuk saat mengikuti lomba, mulai dari 5 km, 10 km, setengah maraton, sampai akhirnya maraton penuh.

Untuk bisa berlari maraton penuh perlu latihan khusus. Sebelum melakukannya, pahami dulu manfaat dan bahaya yang ditimbulkan. Pelajari juga bagaimana menghindari cedera pada lari jarak jauh ini.

Bila Anda termasuk seorang pemula yang tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti maraton, tentu tak cuma latihan fisik saja yang diperlukan. Olahraga yang satu ini membutuhkan kedisiplinan, dedikasi, dan komitmen latihan untuk menhindari cedera otot.

Untuk Anda para pemula yang sudah berencana untuk mengikuti festival lari maraton, perhatikan beberapa persiapan dan tips berikut ini.

1.      Memilih pakaian dan sepatu yang nyaman

Saat berlari, tubuh membutuhkan banyak ruang bergerak. Untuk itu, pilihlah pakaian dan celana lari yang dirancang ringan dan memudahkan Anda bergerak.Pakaian lari yang nyaman biasanya terbuat dari bahan nilon, wol, maupun poliester. Jenis bahan ini nyaman dipakai dan memberikan ruang bagi tubuh Anda untuk bisa bernapas.

Hindari pakaian lari dengan jenis bahan katun. Meski dapat menyerap keringat, katun justru membuat pakaian Anda lama kering saat berkeringat. Hal ini tentu akan membuat Anda tidak nyaman selama berlari.

Di samping pakaian, Anda juga wajib mengenakan sepatu yang tepat. Pilihlah sepatu lari dengan bantalan yang empuk dan ringan agar kaki lebih nyaman berlari dan terhindar dari cedera.

2.      Latihan beban

Lari maraton sejauh 42.195 kilometer adalah lari yang membutuhkan daya tahan tubuh, otot-otot, dan kerja jantung juga paru-paru.Maka mulailah berlatih angkat beban fungsional guna menguatkan otot-otot.

3.      Persiapan fisik

Tips lari maraton selanjutnya untuk pemula adalah melakukan persiapan fisik. Latihan fisik ini dapat dilakukan selama seminggu. Latihan yang bisa dilakukan sebaiknya yang melatih kekuatan otot kaki dan daya tahan tubuh. Berikut rekomendasi dari jadwal dan latihan selama seminggu yang bisa Anda lakukan.

  • Senin: easy pace run atau jogging sejauh 5-7 km
  • Selasa: latihan lari di malam hari usai kerja
  • Rabu: melatih kekuatan inti dan otot kaki, misalnya melakukan plank ataupun bicycle crunch
  • Kamis dan Jumat: beristirahat untuk memulihkan sekaligus melemaskan otot-otot setelah melakukan latihan maraton
  • Sabtu: latihan lari 5 km
  • Minggu: latihan lari 7 km

4.      Atur pola makan

Tak hanya pemula, tips ini tentu berguna untuk mereka yang hendak mengikuti lari maraton. Perhatikanlah nutrisi yang Anda dapatkan selama persiapan maraton.

Misalnya dengan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti roti, nasi, pasta, buah-buahan, dan sayuran bertepung. Selain membuat Anda kenyang lebih lama, tubuh akan cukup mendapatkan kekuatan untuk mempersiapkan maraton melalui makanan ini.

5.      Cek Kesehatan sebelum berlari

Tips penting bagi pemula yang tak boleh dilewatkan ketika melakukan persiapan lari maraton adalah melakukan cek kesehatan. Anda tentu perlu tahu kondisi fisik dan kesehatan dengan begitu Anda bisa menyelesaikan maraton dengan baik.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close