MultisportSportainment

Mengenal 4 Jenis Olahraga Sepeda Menurut Kategori Olahraganya

Banyak orang mengenal sepeda sebagai olahraga yang menyenangkan, santai dan jauh dari kesan bahaya. Olahraga ini identik dengan aktivitas outdoor keluarga dimana biasanya para orang tua dan anak-anak mereka menikmati bersepeda berkeliling taman atau perumahan untuk sekedar menyehatkan badan.

Namun tidak hanya dinikmati dengan cara santai saja, sepeda ternyata masih dibagi lagi dalam beberapa kategori seperti sepeda balap dan bahkan olahraga sepeda ekstrim yang tentunya mengandung resiko. Ternyata cabang olahraga ini sangat banyak, Apa saja jenis olahraganya? Simak ulasan di bawah ini.

1.      Cross country

Jenis olahraga sepeda ini bisa disebut juga dengan olahraga sepeda lintas alam. Karena sering melintasi berbagai medan yang berat seperti daerah pegunungan yang berbatu, berlumpur ataupun daerah terjal.

Tentu saja untuk mengarungi medan-medan ekstrim tersebut, Anda tidak bisa menggunakan sepeda sembarangan untuk cross country karena sepeda biasa tidak akan sanggup menghadapi medan yang berbatu, berlumpur, dan bahkan akan menyulitkan Anda saat melakukan berbagai atraksi yang diperlukan untuk menyelesaikan track.

2.      Downhill

Aliran sepeda ekstrim ini biasanya dilakukan untuk menuruni bukit yang terjal dan curam. Sepeda yang digunakan juga berbeda. Idealnya sepeda downhill memiliki rangka dan suspensi yang lebih tebal karena harus bisa meredam benturan pada jalanan turunan.

3.      BMX

Pastinya olahraga ini sudah dikenal oleh kalangan anak muda. BMX atau cycling motorcross adalah kreasi anak muda di California, Amerika Serikat yang menggabungkan sepeda dengan fleksibilitas dan ketahanan motocross.

Ukuran sepedanya kecil dan bobotnya ringan karena ia memang tidak digunakan untuk jarak jauh. BMX lebih digunakan untuk freestyle dan melakukan trik-trik berbahaya tapi luar biasa misalnya backflipstreet jumphighairdownhill, dan masih banyak trik lainnya.

4.      City cycling

Olahraga ini tingkat keekstrimannya cenderung relatif. Intinya adalah Anda bersepeda di jalanan kota yang beriringan dengan kendaraan bermotor dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi.

Tetapi apabila tidak tersedia jalur sepeda yang baik, ditambah dengan perilaku pengguna jalan yang kurang tertib bisa menjadi resiko sendiri bagi para city cycler.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close