Sportainment

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Lari Maraton

Lari maraton bukan hal yang bia dilakukan semua orang. Agar bisa melakukanya, dibutuhkan persiapan khusus dari segi fisik dan mental.

Saat ini lari maraton menjadi nomor perlombaan atletik yang cukup digemari masyarakat. Bagi yang memiliki hobi lari, mereka akan menjadikan lari maraton sebagai goal masing-masing.

Tidak seperti lari santai dan jarak dekat, lari maraton membutuhkan beberapa hal agar bisa melakukannya dengan lancar. Apa saja yang harus diperhatikan? Simak penjelasan di bawah ini:

1. Jaga Stamina

Sebagian besar risiko yang dihadapi dalam lari maraton adalah cedera. Beberapa cedera yang sering dihadapi pelari maraton adalah patah tulang kering, keseleo, hingga sakit pada tumit.

Karenanya, Anda harus terlebih dulu melakukan check up sebelum memutuskan untuk lari maraton. Anda tak akan bisa melakukannya dengan baik jika tubuh tidak dalam kondisi prima.

2. Atur Pola Makan

Makanan yang harus Anda konsumsi adalah yang bisa memberikan energi selama lebih dari 60 menit. Idealnya, Anda harus mengkonsumsi makanan dengan karbohidrat yang tinggi dan rendah serat tiga sampai enam jam sebelum berlari.

Jika waktu yang Anda miliki terlalu mepet, misalnya satu jam, konsumsilah makanan dengan kandungan karbohidrat 50 persen. Lalu, pilih makanan yang mengandung banyak air, zat besit, vitamin C, dan lemak baik.

3. Jadwal Latihan Mingguan

Di setiap jadwal latihan, sisipkanlah agenda untuk berlari jarak jauh minimal satu kali dalam seminggu. Sebaiknya dilakukan pada akhir pekan agar Anda memiliki waktu untuk pulih.

Bagi pemula, disarankan berlari hingga 20 km. Untuk Anda yang sudah berpengalaman, Anda bisa berlari 20-25 km selama 12 pekan sebelum hari tiba. Jika sudah terbiasa, tingkatkan intensitas latihan hingga 4 kali.

4. Tambahkan Latihan Lain

Selain lari, ada baiknya Anda juga menyisipkan satu olahraga lain. Hal itu juga membantu Anda agar bisa pulih lebih cepat setelah memaksakan diri berlari dalam intensitas waktu yang banyak.

Ada beberapa olahraga yang mungkin bisa membantu proses recovery setelah berlari. Di antaranya adalah berenang, bersepeda, yoga, pilates, dan lari di atas treadmill.

5. Istirahat cukup

Jangan lakukan aktivitas hingga larut saat mempersiapkan diri untuk mengikuti lari maraton. Istirahat yang cukup dan nyenyak sangat penting untuk dilakukan. Setidaknya tidurlah 8 jam setiap malam.

Jika selesai melakukan latihan yang cukup berat, Anda membutuhkan waktu untuk tidur 9 jam dalam semalam. Pola ini akan membantu Anda untuk memperkuat sistem metabolisme tubuh, memperbaiki otot, dan mengasah fokus mental Anda.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close