Sportainment

6 Tingkatan Sabuk Beladiri Karate

Sabuk karate menandakan tingkatan bagi seorang karateka. Ketika seorang karateka menggunakan sabuk karate dengan warna tertentu, orang yang mengerti pasti memahami warna sabuk karate tersebut memiliki filosofi dan fungsi tertentu dalam dunia karate dan menjadi indikator bagi para senpai atau guru dalam memberikan materi pelajaran.

Meskipun orang menggunakan sabuk putih, bukan berarti orang tersebut memiliki pengalaman yang sedikit. Akan tetapi digunakan sebagai identitas dia dalam belajaran bela diri karate.

Bela diri karate ada tiga tingkatan, yaitu pemula, menengah, dan mahir. Untuk pemula ditandai dengan sabuk putih dan kuning, menengah adalah sabuk hijau, biru, dan cokelat, sedangakan sabuk warna hitam menunjukkan karate pada tingkat mahir.

1.      Sabuk putih

Sabuk putih merupakan tingkatan paling dasar dari bela diri karate. Warna putih melambangkan kesucian dan kemurnian. Kesucian dan kemurnian yang dimasud disini adalah kondisi dasar dari karateka krate untuk menerima dan mengolah hasil latihan dari para guru atau senpai.

Maksudnya adalah, perkembangan karateka karate tergantung dari materi yang telah diberikan oleh senpai. Setelah senpai memerikan materi kepada karateka sesuai dengan standar, perkembangan kemampuan berada di individu masing-masing, tinggal seberapa serius karateka berlatih dan menguasai pelajaran yang diberikan.

2.      Sabuk kuning

Sabuk kuning merupakan tingkatan kedua dalam beladiri karate. Dalam tingkatan sabuk karate, warna kuning melambangkan warna matahari.

Sabuk kuning juga merupakan tingkatan sabuk pemula terakhir, di mana karateka yang masih dalam tingkatan sabuk karate pemula masih memepelajari gerakan-gerakan dasar.

Karateka yang telah melewati tingktatan sabuk karate ini selanjutnya akan mempelajari tehnik-tehnik karate yang lebih rumit, bahkan sudah diizinkan untuk mengikuti turnamen tingkat dasar.

3.      Sabuk hijau

Tingkat sabuk hijau merupakan tingkatan karate yang sudah mempelajari teknik-teknik yang rumit dan membutuhkan konsentrasi tinggi.

Pemegang sabuk hijau harus sudah mampu memahami dan menggal lebih dalam segala sesuatu yang berkaitan dengan karate, seiring dengan bertambahnya semangat dan teknik karate yang sudah dikuasai.

4.      Sabuk biru

Warna biru pada sabuk karate ini menggambarkan samudra dan langit. Pengambilan samudra dan langit sebagai makna warna sabuk ini diharpkan seorang karatekan memiliki semangat luas seperti angkasa dan sedalam samudra.

Karateka sudah harus berani menghadapi segala tantangan dan rintangan untuk mengeksplor lagi skill yang dimiliki dan harus mampu menganggap bahwa latihan berat yang dilakukan merupakan kegiatan yang menyenagkan untuk mendapatkan manfaat yang banyak.

Dalam tingkatan ini, karatekan juga harus mampu mengontrol emosi dan disiplin dalam segala aspek kehidupannya.

5.      Sabuk cokelat

Seorang karateka yang sudah berda pada tingkatan ini, dari tingkatan kyu 2 sampai kyu 1 harus mampu memberikan kestabilan sikap dibanding dengan pemegang sabuk yang ada di bawahnya, serta harus mampu melindungi junior-juniornya.

Karakter tanah yang dekat dengan bumi juga mencerminkan sikap down to earth dan rendah hati kepada sesama.

6.      Sabuk hitam

Pemegang sabuk hitam mulai dari Dan 1 sampai seterusnya, sebenarnya baru memasuki tahap awal untuk mendalami bela diri karate yang lebih dalam. Teknik dan makna hakiki dari kebaikan karate harus benar-benar dikuasa oleh karatekan yang memegang sabuk ini.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close