Sportainment

4 Jenis Sleeping Bag yang Wajib Pendaki Gunung Ketahui

Sleeping bag atau kantong tidur merupakan barang yang wajib dibawa saat mendaki gunung untuk menjaga kehangatan tubuh Anda saat tidur.

Kantong tidur mempunyai berbagai macam jenis, mulai dari bahan, ukuran, dan juga harga. Setiap orang mempunyai kebutuhan yang berbeda ketika memilih alat ini, karena setiap orang juga memiliki kehangatan tubuh yang berbeda. Kira-kira apa saja jenis dari sleeping bag ini? Berikut ulasannya.

1.      Jenis dakron

Untuk jenis satu ini terbuat dari 3 lapisan, yaitu outer dari bahan parasut, lapisan inner yang terbuat dari bahan tafeta, dan lapisan filling yang terbuat dari bahan dakron. Dakron adalah serat sintesis yang mirip dengan kapas. 

Jenis ini akan lebih hangat dan bisa menahan hawa dingin dari luar karena seratnya yang berongga sehingga dapat mengunci hawa. Juga bisa bekerja seperti isolator yang mengunci panas tubuh di dalam sleeping bag dan menahan hawa dingin dari luar.

Jenis ini cukup bagus untuk dipakai di gunung Indonesia, namun kelemahannya ukuran jenis ini lebih besar ketika dipacking sehingga akan menghabiskan ruang carrier Anda. Namun, tetap ringan karena dakron sangatlah ringan mirip dengan kapas. Harganya juga biasanya sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan jenis polar.

2.      Jenis polar

Jenis yang satu ini terbuat dari 2 lapisan yaitu outer yang terbuat dari bahan parasut atau sejenisnya dan bagian inner dari bahan polar. Sleeping bag ini sangat tipis dan bisa dipacking menjadi ukuran yang sangat kecil, sehingga bisa lebih mudah dibawa dan dimasukan ke dalam tas.

Jenis yang satu ini memang lebih cepat memberikan rasa hangat dibandingkan dengan jenis lainnya. Ini karena lapisan polar akan lebih cepat menyerap panas. Namun jenis yang satu ini juga lebih mudah ditembus hawa dingin dari luar. Maka dari itu, tidak disarankan memakai jenis sleeping bag polar ini di pendakian gunung yang cukup tinggi.

3.      Jenis dakron dan polar

Ada beberapa brand yang saat ini membuat sleeping bag dengan bahan polar dan juga dakron. Lapisan innernya dari bahan polar dan fillingnya dari bahan dakron, lalu lapisan luar dari parasut atau sejenisnya. 

Tentu jenis satu ini sangat hangat ketika digunakan. Kantong tidur akan lebih cepat hangat karena lapisannya polar dan hawa dingin tidak akan menembus karena ada lapisan dakron didalamnya.

4.      Jenis bulu angsa

Selanjutnya ada jenis bulu angsa atau down. Kantong tidur ini tidak begitu pas jika digunakan di Indonesia. Karena suhu di Indonesia tidak sedingin suhu gunung bersalju. Jenis bulu angsa ini memang dirancang untuk suhu yang ekstrem dan biasa dipakai di gunung yang bersalju.

Bulu angsa mempunyai kemampuan untuk mengembang lebih baik dari bahan polar dan bisa menahan suhu dingin yang ekstrim.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close