BolaMultisportSportainment

3 Jenis Sepatu Futsal Nike Klasik yang Menarik untuk Dikoleksi

Waktu orang-orang sibuk bahas sepatu sepak bola yang collectible item, jangan lupa bahwa banyak brand, seperti Nike, juga membuat jenis untuk olahraga yang sama tetapi khusus lapangan dalam ruang.

Bagian bodi atasnya serupa sama sepatu lapangan yang tapaknya tajam-tajam sarat stud, tapi bagian bawahnya berbeda. Sepatu bola indoor khususnya futsal dibuat rata mirip sepatu harian. Meski rata, tapak itu tidak keras. Bahannya karet supaya punya daya mencengkeram lapangan futsal yang sejatinya rata, sekalipun istilahnya kini seringnya bergeser menjadi lapangan rumput sintetis.

Salah satu model sepatu futsal macam ini adalah Nike Tiempo. Namun secara bertahap, Nike juga meluncurkan model-model indoor lain dari satu tipe yang sama dengan versi lapangan hijaunya. Apa saja sepatu klasik indoor yang patut diburu itu? Simak pilihan-pilihannya di bawah ini.

1.      Nike Tiempo Natural IC

Tiempo mulai kedengaran namanya waktu FIFA World Cup 1994 bergulir. Saat itu, untuk pertama kalinya Tiempo dipakai sama dua pemain dari dua tim finalis, masing-masing Romario (Brazil) dan Paolo Maldini (Italia). Tidak lama dari momen itu, versi indoor-nya juga diluncurkan oleh Nike dengan kode IC yang artinya “indoor/court”.

Sepatu Tiempo memakai kulit kanguru dan punya desain khas kerutan di sekujur lapisan luarnya. Kulit kanguru digunakan supaya pengepasan kaki jadi fleksibel, dan mendominasi sentuhan di jenis lapangan rumput pendek seperti lapangan rumput sintetis.

Bagian luarnya kulit sintetis bertekstur dengan outsole karet yang tahan lama. Lalu, bantalan busa ringan mendukung traksi dan kenyamanan saat bermain di lapangan. Waktu itu, Nike belum terpikirkan untuk membuat bagian muka meruncing.

2.      Nike Mercurial IC

Kode IC juga menempel di seri Nike Mercurial. Mercurial sendiri diluncurkan dalam FIFA World Cup 1998. Versi indoor-nya baru ada setelah era Mercurial Vapor VI-Mercurial Vapor VIII. Versi indoor tersebut meluncur dengan nama berbeda, yakni Mercurial Victory.

Model tersebut masih beredar di marketplace antara lain untuk seri Mercurial Victory IV IC. Masih mempertahankan status Mercurial sebagai sepatu futsal Nike yang ditujukan untuk “kecepatan”, Mercurial Victory IV IC memakai bahan kulit dengan tekstur yang soft sehingga ringan. Fungsi itu antara lain juga dibantu sama fitur microgroove untuk mengurangi udara yang terperangkap.

3.      Nike CTR360 Maestri

Nike meluncurkan seri ini tahun 2009 sebagai sepatu spesial untuk mengontrol bola. Waktu itu, versi lapangan hijaunya dipakai oleh pemain Spanyol, Cesc Fabregas.

Sepatu futsal ini punya peredam di permukaannya untuk menahan bola yang datang. Lalu tali temalinya dibikin asimetris supaya area permukaan sepatu lebih mulus dan tidak mengganggu saat dipakai untuk mengontrol bola.

Sedari awal, dia sudah punya versi indoor dengan tapak karet yang rata. Serinya lalu berlanjut ke CTR360 Maestri II di tahun 2010 dan Seri Elite menjelang World Cup 2010.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close